Groundbreaking Plaza Aldiron Cinde Agustus Mendatang, tapi Kios Sudah Banyak Dibooking


SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Groundbreaking Plaza Aldiron Cinde dipastikan akan dimulai pada 1 Agustus 2017 mendatang.

Saat ini pengerjaan tempat relokasi pedagang sudah mencapai 80 persen.

Pasca lebaran Idul Fitri nanti, sudah bisa ditempati oleh pedagang.

Namun walau pengerjaan dimulai pada Agustus mendatang, namun minat kios pasar modern tersebut sudah banyak yang minatinya.

Setidaknya sudah mencapai 10 hingga 15 persen kios di pasar tersebut sudah ada yang booking.

"Pasca lebaran idul Fitri Groundbreaking akan dilakukan," kata Chairuman Wali Songo (Waso) Group, Muhammad Irwan Susanto, Jumat (21/4/2017).

Menurut Irwan, banyaknya peminat pada Pasar Cinde disebabkan bangunan itu terintegrasi dengan pasar tradisional dan modern serta dilengkapi dengan apartemen sekaligus memiliki waterpark.

Pasar Cinde akan dibangun lebih kurang 12 lantai.

Nantinya bangunan pasar yang baru ini meliputi beberapa bagian, mulai dari pasar tradisional hingga apartemen atau kondotel dengan harga terjangkau untuk masyarakat Palembang.

Bangunan yang diberi nama Plaza Aldiron Cinde, setiap lantai punya peruntukan masing-masing, mulai dari pasar tradisional hingga apartement.

Irwan mengatakan, khusus basement diperuntukkan untuk pedagang-pedagang lama Pasar Cinde.

Nantinya tiga lantai teratas akan dibuat apartemen murah atau kondotel.

Setidaknya 150 unit apartemen atau kondotel ini akan dibangun di tiga lantai teratas yang akan kita buat terintegrasi dengan Pasar Cinde ini.

Lantai tiga, empat dan lima akan dijadikan pusat grosir yang juga akan terintegrasi dengan sky bridge LRT.

"Sekarang kita sudah buka siapa yang berminat untuk menempati kios yang kita sediakan," katanya.

Sedangkan untuk pedagang lama pihaknya memastikan akan menempatkan pedagang tersebut kembali setelah bangunan selesai.

Sedangkan selama proses pengerjaan pedagang di relokasi ke Jalan Cinde Welan dan Jaimas dimana 700 kios sudah disiapkan pihaknya.

"Kenapa relokasi dilakukan setelah lebaran supaya pedagang masih bisa berjualan di lokasi saat ini, mengingat menjelang Ramadan dan lebaran pembeli ramai," katanya.

Sedangkan untuk pembangunan sendiri pihaknya akan mengusahakan untuk mempertahankan tiang cendawan, hal ini sesuai dengan banyaknya kalangan untuk meminta pertahankan bangunan tersebut.

Namun jika tak memungkinkan pihaknya akan membangun reflika tiang tersebut, sehingga tetap ada meski pasar Cinde sudah direvitalisasi.

"Tiang Cendawan akan kita oertahankan," katanya